Bagaimana pelangi terbentuk?

Pelangi terbentuk karena pembiasan sinar matahari oleh tetesan air yang ada di atmosfir. Ketika sinar matahari melalui tetesan air, cahaya tersebut dibengkokkan sedemikian rupa sehingga membuat warna-warna yang ada pada cahaya tersebut terpisah. Tiap warna dibelokkan pada sudut yang berbeda, dan warna merah adalah warna yang paling terakhir dibengkokkan, sedangkan ungu adalah yang paling pertama. Fenomena ini yang kita lihat sebagai pelangi.

Ada lagi yang bertanya via facebook,
Kenapa bentuk pelangi melengkung ya?

Sebetulnya, bentuk pelangi adalah lingkaran penuh. Kalau terlihat setengah lingkaran, atau bagian dari lingkaran, itu terjadi karena pelangi terpotong oleh horison bumi, atau objek lain yang menghalangi cahaya, semisal bukit, gunung dsb.

Kenapa lingkaran atau bagian lingkaran? Karena pelangi terjadi akibat pembiasan/refraksi cahaya pada sudut 40-42 derajat. Karena sudut pembiasan tetap, maka letak terjadinya warna pelangi selalu tetap dari pusat cahaya, sehingga jari-jarinya juga tetap, kalau jari-jari tetap alias konstan dari satu pusat/titik, kita akan mendapatkan lingkaran. Kalau lingkarannya kita potong, kita selalu dapat bagian lingkaran yang melengkung.

Karena yang kita dapatkan selalu bagian dari lingkaran yang melengkung, hampir tidak mungkin kita mendapatkan pelangi dalam bentuk garis lurus, apalagi persegi empat. Pelangi berbentuk persegi empat yang tidak terlalu lurus tapi agaik melengkung sisi-sisinya bisa saja dibuat dengan menggunakan empat sumber cahaya dan berbagai trik, tetapi secara alami tidak mungkin terjadi dengan satu sumber cahaya, seperti matahari.

thx buat temenku adi yg sudah bertanya, jadi nambah wawasan lagi kan^^
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Bagaimana pelangi terbentuk?"

Post a Comment